Tag

Berbaring lesu di sebuah kamar yang menjadi tempat favorit saya. Malam itu hanya merenung yang bisa saya lakukan. Pikiran ini masih mengingat beberapa kejadian, yah kejadian yang membuat perasaan ini terus takut dan khuatir akan mengalami hal yang sama.

Betapa tidak,sudah tiga kali berturut-turut saya melihat beberapa kejadian yang menurut saya sangat menyentuh hati dan perasaan hingga membuat saya mengingat akhirat.

Kejadian pertama bermula ketika saya sedang asik menonton televisi bersama keluarga,kira-kira jam 8 malam. Tiba-tiba ada suara teriakan beserta benturan keras tidak jauh dari rumah saya. Rumah saya memang telaknya berada di pinggir jalan raya.

Kami sekeluarga keluar dan melihat kejadiannya, ternyata ada tabrakan di ujung jalan saya. Perasaan ini langsung tertuju pada diri ini,bagaimana jika hal tersebut terjadi pada saya? tentu akan sangat menyedihkan sekali. Secepat mungkin saya usir pikiran dan perasaan takut tersebut.

Ternyata tetangga saya sendiri yang menjadi korbannya😦 sebuah pemandangan yang membuat bulu kuduk saya bergidik. Dari situ saya belajar untuk lebih berhati-hati mengendarai kendaraan.

Yah sebuah pelajaran yang bermakna..

Namun bukan hanya itu saja yang mempuat diri ini jadi semakin banyak merenung. Kejadian kedua terjadi keesokan harinya, tepat pukul 7.30 dini hari terdengar suara teriakan beserta ledakan yang cukup hebat memekikan telinga ini.

Sontak saya langsung terbangun dari tempat duduk menuju suara tersebut. Sayup-sayup saya lihat dari balik tiang di teras rumah saya banyak orang berkerumun di sana, tepatnya di tempat warung bakso langganan saya. Saya kaget dan ada beberapa hal yang saya pikirkan saat itu.

Saya kira ada orang kesurupan atau ada pencurian,tapi mustahil ada pencurian pagi buta seperti itu.

Dengan langkah cepat saya menuju tempat kejadian itu, dan apa yang saya lihat dan saya dengar sangat membuat saya kaget dan lagi-lagi bulu kuduk ini bergidik. istri dari pemilik bakso terkena ledakan gas dari dapurnya,ketika saya melihat keadaanya sudah cukup parah. sekujur tubuhnya sudah memerah terselimuti gas tersebut, semakin keras teriakannya saya dengar.

Ditambah lagi dengan kondisi seperti itu suami dan anaknya tidak ada dirumah. sang anak sedang sekolah dan suaminya sedang di pabrik tempat mengambil stok bakso. Sangat malang nasibnya.

Untung saja banyak warga yang cepat tanggap dan segera menolong sehingga tidak terlalu parah keadaannya.

Bukan hanya itu saja kejadian yang saya lihat hari itu. Pada siang hari kejadian ketiga terjadi, seorang bayi ditemukan

mengapung si sungai dekat rumah saya. Sungguh perasaan ini semakin tak menentu, ada rasa takut, iba, marah, dan perasaan lainnya bercampur hari itu.

Betapa malang nasib si anak dan betapa bodoh orang tua yang membuangnya, sedangkan kenyataan di luar sana ada banyak sekali orang yang ingin mempunyai anak tetapi belum dikaruniai.

Sungguh beberapa hari itu membuat saya banyak berpikir dan merenung bahwa banyak kejadian di luar sana yang bisa di ambil hikmahnya untuk bekal kita nanti. Menjadikan kita semakin peduli dengan lingkungan sekitar dan sesama karena kita hidup di dunia ini tidak sendiri. Melakinkan butuh pertolongan dan saling mengasihi satu dengan lainnya.