Tag

, , , , , ,

Saya masih teringat dulu ketika detik-detik menjelang Ujian Akhir Nasional ada salah satu guru saya berbicara di depan kelas.

Dialognya begini “Anak-anak di saat-saat seperti ini ibu harapkan untuk kalian serius belajar dan manfaatkan waktu yang ada. Ingat ini merupakan penentu akhir masa depan kalian. Nanti kalau sudah lulus terserah deh mau ngapain aja, mau gak belajar lagi, mau bakar bukunya, atau mau jungkir balik itu terserah kalian. Begitu kasarannya.”

Begitulah kalimat yang dilontarkan oleh salah satu guru saya.

Sebenarnya saya dapat menangkap maksud baik dari guru tersebut, bahwa kalimat itu digunakan sebagai pengandaian betapa berharganya waktu yang tinggal sesaat itu sehingga harus dipergunakan dengan sebaik-baiknya.

Tapi ada kalimat yang saya kurang sreg mendengarnya, kurang setuju juga sih dengan kalimat berikut “Nanti kalau sudah lulus terserah deh mau ngapain aja, mau gak belajar lagi, mau bakar bukunya, atau mau jungkir balik itu terserah kalian.”

Akan lebih baik bukan kalau kalimat tersebut ditiadakan? Walaupun kita tahu maksudnya hanya sebagai penekanan.

Yang jelas disini saya hanya mengingatkan bahwa belajar tak mengenal waktu, tempat bahkan usia. Belajarlah tiada henti..

Belajar disini bukan hanya pada bangku sekolah tapi juga pada kehidupan kita sehari-hari.

Walaupun kita sudah tidak sekolah lagi, sudah menikah bahkan sudah tua sekalipun sempatkanlah belajar.

Bacalah bahan bacaan bermanfaat setiap hari minimal 15 menit secara konsisten.

Dengan cara seperti itu saya yakin kita akan selalu haus ilmu pengetahuan.

Saya jadi teringat dengan kakek saya di jawa yang saat ini sudah meninggal dunia.

Dulu ketika saya masih tinggal bersamanya, tak pernah seharipun saya tak melihatnya tidak membaca buku. Alias selalu saja ada waktu diluangkan untuk membaca. Entah bacaan apapun itu. Seingat saya beliau suka membaca intisari.

Dan walhasil di usianya yang sudah tua sekalipun pikirannya masih fit dan tidak pikun selayaknya orang seusia tersebut.

Bahkan di luar negri sana ada seorang pembicara yang sangat terkenal, namanya Jim Rhon, usiannya sudah 75th tapi beliau masih tetap aktif menjadi seorang pembicara.

Masih terus belajar, terbang kesana kemari memberikan ilmunya pada orang banyak. Sangat fenomenal.

Sebuah pemandangan yang DAHSYAT sekali🙂

Yah itulah suatu bukti ampuhnya mengasah pikiran dengan membaca.

Ingat kan sebuah peribahasa yang berbunyi “Setumpul-tumpulnya pisau jika di asah maka akan tajam juga.

Begitulah otak manusia, jika terus di asah dengan membaca dan terus belajar maka kita akan menikmati tajamnya pikiran di kemudian hari.

Nah penerapannya untuk blogger ya blogwalking saja🙂

Banyak ilmu kan yang bisa kita ambil dari setiap artikel yang ada pada blog-blog. Kita juga akan terbiasa membaca setiap hari, asal yang di baca jangan yang aneh-aneh saja😀

Oke selamat belajar, ingat selalu untuk “Belajar Tiada Henti

Sudahkah anda belajar hari ini?🙂